Beranda / Berita / Federal Oil

Cara Aman Boncengan Dengan Motor Sport, Khusus Wanita!

Tanggal : , Penulis : tigor

Cara Aman Boncengan Dengan Motor Sport, Khusus Wanita!

Foto : Honda

Feders, motor sport kelas 250 cc biasanya bertambang racing, seperti Honda CBR250 RR.

Maka dari itu untuk jenis motor ini jok boncenger terlihat irit, karena lebih prioritas untuk dikendari sendiri, beda dengan motor bergenre turing.

Selain itu motor sport seperti Honda CBR250 RR menyulitkan penumpang perempuan kerena posisinya yang tinggi.

Nah, untuk memudahkan itu, berikut tips memboncengi wanita pada motor sport yang cukup tinggi seperti pada Honda CBR seperti yang Federal Oil rangkum dari berbagai sumber.

1. Sejajar

Hal yang harus diperhatikan yakni posisi pengemudi dan boncengers harus berjajar rapat. Ini perlu dilakukan untuk mengurangi rIsiko terpaan angin yang kencang saat melaju. 

Dilansir dari hondacommunity, posisi membonceng secara melintang (menghadap ke kiri lazimnya wanita lakukan) adalah posisi yang tidak dianjurkan. 

"Selain kendaraan tidak seimbang, bila terjadi hal secara mendadak si pembonceng tidak siap," ujar Jusri Pulubuhu, Director JDDC.

2. Bertumpu pada satu titik

Posisi tangan penumpang diharuskan bertumpu pada satu titik saja misalnya berpegangan pada behel motor yang ada di belakang. 

Cara terbaik yakni penumpang bisa melingkari pinggang pengendara namun jangan terlalu keras. Hal itu perlu dilakukan jika suatu secara tiba-tiba pengendara melakukan rem mendadak dan tentunya membutuhkan keseimbangan dari pembonceng.

(BACA JUGA : Honda CRF150 Siap Dipasarkan, Ini Kisaran Harganya)

3. Posisi kaki

Kedua kaki pembonceng harus menopang pada footstep belakang. Posisi kaki juga harus rapat agar terpaan angin saat berkendara bisa dikurangi.

4. Posisi kepala

Alangkah baiknya jika posisi kepala antara pengendara dan pembonceng dalam posisi yang berbeda. Hal ini berguna sebagai antisipasi awal bagi pengendara akan pandangan yang berada didepannya saat berkendara.

5. Saat manuver

Pengendara juga harus memberi tahu boncengers saat ingin bermanuver. Hal ini berguna sebagai antisipasi bagi si pembonceng agar tidak panik bila terjadi hal tidak diinginkan saat berkendara.

6. Saat tikungan

Saat melewati tikungan pastikan posisi pantat pembonceng pembonceng berlawanan arah dengan arah beloknya motor, misalnya pada saat menikung ke kanan pastikan pantat si pembonceng harus dicondongkan ke kiri dan sebaliknya.

Hal itu dilakukan agar  posisi motor pada saat menikung bisa dalam posisi yang seimbang. (Federaloil.co.id)

Artikel Lainnya

x Check if your product is genuine