Beranda / Berita / Destinasi Wisata

Destinasi Wisata di Sekitar Mandalika, Cocok Untuk Nikmati Alam dan Budaya Lokal Setempat

Tanggal : , Penulis : Tim Konten

Destinasi Wisata di Sekitar Mandalika, Cocok Untuk Nikmati Alam dan Budaya Lokal Setempat

 

Federal Oil - Mandalika belakangan ini ramai disebutkan di bermacam media mulai dari media sosial hingga ke media cetak.

Apalagi, digelarnya perhelatan balapan motor kelas dunia pun dilaksanakan di Mandalik sehingga wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut menjadi titik pusat dari wisata yang ada di sekitar Mandalika.

Tentunya, selain Sirkuit Mandalika yang akan kembali menggelar balapan MotoGP musim 2023 ini, ada tempat-tempat lain yang dapat menjadi tujuan utama dalam berwisata ke sekitar Mandalika.

Menurut laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), berikut ini adalah tempat wisata yang dapat dikunjungi dan menjadi tempat wisata andalan di Nusa Tenggara Barat.

Tempat yang dapat dikunjungi pertama adalah Bukit Merese, yang berlokasi di Lombok Tengah.

Keindahan perbukitan yang berwarna hijau dihiasi dengan pasir putih disekitarnya tentunya bisa menjadi salah satu tujuan wisata alam yang dapat dikunjungi.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Bukit Merese adalah diwaktu pagi hari ataupun menjelang matahari terbenam agar bisa mendapatkan pengalaman yang maksimal.

Kedua, Feders bisa mengunjungi Gili Nanggu yang juga berada di wilayah NTB yang tentunya tidak kalah memanjakan mata.

Berada di Selat Lombok, keindahan alam bawah laut bisa menjadikan tujuan wisata yang akan menjadikan pengalaman saat berwisata di Gili Nanggu akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

Destinasi wisata selanjutnya adalah Desa Adat Sade, dimana budaya lokal yang ada tentunya dapat membuat Feders yang berkunjung dapta juga merasakan kearifan budaya yang ada di Desa Sade.

Rumah adat Suku Sasak , tenun ain asli dan keunikan alam sekitar Desa Adat Sade bisa menjadi penyejuk diantara penatnya ibukota.

Terakhir dan yang tidak boleh dilewatkan adalah Festival Bau Nyale yang tentunya unik dan harus didatangi oleh Feders yang ingin merasakan pengalaman unik dan berbeda.

Festival Bau Nyale adalah sebuah tradisi dimana para penduduk menangkap cacing yang ada di sekitar Pantai Kuta dan Pantai Seger setiap tanggal 20 bulan 10 menurut penanggalan Suku Sasak atau bulan Februari-Maret menurut kalender yang umum digunakan.

Suku Sasak mempercayai, bahwa berburu nyale ini dapat mendatangkan kesejahteraan di sekitar desa masyarakat.

(federaloil.co.id)

Artikel Lainnya

x Check if your product is genuine